Nasihat Taqwa

Percakapan Pertama

X : Setiap kali shalat memang seperti itu ya.
Y : Maksudnya?
X : Terburu - buru, rambut acak - acakan, bercucuran keringat dengan pakaian sederhana.
      Kamu sadar sedang menghadap Tuhan?. Tapi ketemu manusia malah sebaliknya.

^_^

Percakapan Kedua

X : Hidup itu cuman sekali jangan disia-siakan nikmati.
Y :  Betul tuh.
Z :  Enggak ah, hidup itu 2 kali.
X,Y : Hah? Dua kali dari mana.
Z :  Hidup yang sekarang dan yang akan datang. Setelah mati kita semua akan dibangkitkan                      kembali itulah kehidupan yang kedua dan kehidupan ini ditentukan dengan kehidupan yang sekarang.
          Jadi, manfaatkan kehidupan yang sekarang jangan cuman dinikmatin saja tapi kumpulkan amal          kebaikan sebanyak-banyaknya.

^_^

Saat Makan

X : Bismillaahi rahmaani rahiim.
     Allahumma baarik llanaa fiima razaqtanaa waqinaa adzaa ban-naar.
Y : Kaya anak kecil baca do'a.
X : Mau rezeki yang berkah gak?
Y : Mau lah.
X : Mau dijaga dari api neraka gak?
Y : Ya mau lah.
X : Baca do'a sebelum makan.
     Ini artinya doa sebelum makan
     "Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan                peliharalah kami dari siksa api neraka.


^_^


Siapa itu anak yatim?

X : Disebut anak yatim apabila ayahnya sudah meninggal dan usianya sampai akil baligh.
Y : Jadi kalau sudah kakek-kakek bukan anak yatim lagi?
X : Iya betul.

^_^

Cinta Dunia Dan Takut Mati

Salah satu hadis Nabi SAW yang berbunyi "Nanti akan datang suatu zaman dimana umat-umat selain kalian(selain islam)  akan menggerogoti kalian seperti sebuah rayap yang memanggil teman-temannya untuk menggerogoti sebuah makanan."

Para sahabat berkata, apakah jumlah kami sedikit Ya Rosulullah?
Rosulullah menjawab, tidak. bahkan jumlah kalian lebih banyak dibanding orang-orang kafir.
Para sahabat bingung, kok bisa? zaman dulu sahabat selalu menang walaupun jumlah muslimin lebih sedikit.
Rosulullah menjawab, yang menjadi penyebab utama adalah cinta dunia dan takut jihad.
sibuk mencari dunia dan meninggalkan akhirat seakan-akan tidak ada kehidupan setelah mati.
dari bangun tidur sampai tidur lagi yang dicari adalah dunia tak pernah ibadah.
makanya saat ditanya sudah siap mati?  jawabnya pasti belum, selama hidupnya gak pernah ibadah.
ibadah pun contohnya shalat cuman sekedar shalat.
Tidak peduli dengan keadaan kaum muslimin yang sedang menderita seperti tidak pernah tau aja.
Pernah kah kita menyisipkan dalam do'a "Ya Allah menangkan kaum muslimin di Palestin", pernah kah?


"Yang benar dari Allah dan yang salah dari saya"
Share on Google Plus

About ngerahumukan

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment